| Other things |
| Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Duis ligula lorem, consequat eget, tristique nec, auctor quis, purus. Vivamus ut sem. Fusce aliquam nunc vitae purus. |
|
| Utuslah aku (Roma 10:13-15) |
| Monday, April 14, 2008 |
Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan di selamatkan. Tetapi, bagaimana mereka dapat berseru kepadaNya, jika mereka tidak percaya kepada Dia?Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya?Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: "Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik".
Haleluya, betapa indahnya sungguh bahwa ada seseorang yang mau membayar harga untuk di utus kepada kita, dan memberitahukan kabar baik itu kepada kita. Yang menjadi pertanyaan nya, sudah kah kita membalas kebaikan Tuhan, dengan memberitakan juga kabar baik itu kepada orang2 di sekeliling kita?.
Tuhan Yesus, memberikan kita Amanat Agung, yaitu untuk pergi dan menjadikan seluruh bangsa muridNya, dan baptislah mereka di dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus. Sebagai orang percaya, merupakan kewajiban kita untuk melakukan amanat ini. Karena ini merupakan perintah terakhir Tuhan Yesus sebelum Dia kembali ke tempat Bapa.
Masih banyak teman2 dan suku bangsa yang tidak mengenal Kristus. Bukan karena mereka tidak percaya, tapi oleh karena mereka itu sedikit pun tidak pernah mendengar tentang Dia. Biarlah kita boleh menjadi berkat bagi lingkungan kita dengan memberikan mereka hadiah terbaik yang bisa kita berikan kepada mereka, yaitu Injil. Tidak ada hadiah apa pun yang sanggup mengalahkan kegunaan Injil, jadi, tunggu apa lagi? biarlah mereka boleh melihat bahwa Injil bisa melakukan apapun.
Di perlukan hati seorang hamba untuk memberitakan kabar baik ini kepada temen2 kita yg belum mengenal akan kabar baik ini. Tuhan sudah mengutus seseorang untuk memberitahukan kabar baik itu kepada kamu, sekarang sudah sampai giliran mu untuk memberitahukan orang lain tentang kabar baik ini dan melanjutkan tongkat estafet ini kepada orang lain.
Ambil lah waktu untuk berdoa dan bergumul tentang apa yang bisa kamu beri kepada Tuhan, karena Tuhan telah melakukan bagian Nya terlebih dahulu, Dia telah membayarmu LUNAS. Tuhan Yesus memberkati.Labels: Religious |
posted by usli @ 10:12 AM   |
|
|
|
| Surat untuk Bapa |
| Friday, November 23, 2007 |
Bapa, aku ber terimakasih kepadamu atas kebaikanMu. Kemarin, ketika layanti ada masalah, engkau menyatakan kebesaranMu Bapa melalui masalah itu. Aku masih ingat yah Bapa, ketika komsel kemarin, Bapa berbicara kepada aku, "Mulai lah saling mendoa kan!!". Hari itu, aku merasakan sesuatu yg lain, aku merasakan kebesaranMu. Mulutku memuji dan bermazmur memuliakan namaMu.
Malam nya, aku tlp layanti, aku cerita kan apa yg Bapa katakan padaku. Tapi layanti kayanya udah sakit, dan mungkin kepaitan akan masalah yg dia hadapi. Masih ter ingat di pikiran ku, ketika dia berkata, 'kasih Kristus apanya'. Bapa, sungguh Bapa... betapa engkau sangat baik kepada kami, Engkau tak menginginkan kami binasa karena dosa kami.
Setelah 10 menit berbicara dengan layanti, akhirnya dia mau saling mendoa kan. Doa ku untuk nya,
"Tuhan, sungguh Engkau adalah Allah yg besar. Engkau empunya semuanya. Pencobaan yg kau ijinkan terjadi tidak akan melebihi kekuatan kami. Tuhan, kami percaya Tuhan, bahwa Engkau tidak akan membiarkan anakMu di permalukan. Engkau Allah yg akan menyatakan kebenaran nya kepada mereka2 yg menyembunyikan nya. Bapa, aku juga berdoa untuk layanti yah Bapa, biarlah kau berikan Roh yg lemah lembut itu, dan kami ingin tolak Bapa, segala Roh kepaitan dan Roh pemarah itu Bapa, dalam nama Yesus Kristus."
Besok nya, Bapa melakukan bagianNya, ketika aku buka komputer, Tuhan berbicara melalui Firman nya Yoh 14:1 "Janganlah gelisah hatimu. Percayalah kepada Allah, percayalah juga kepadaKu". Tak lama kemudian layanti bercerita bahwa masalahnya sudah selesai, segala kebenaran nya di buka kan.
Sungguh Bapa, aku bersyukur mempunyai Bapa seperti Engkau, Kau adalah Tuhan dari segala Tuhan, kau adalah Raja dari segala Raja. Engkau tidak akan membiarkan anak2Mu di permalukan. Terima kasih Bapa... Atas segala kebaikanMu, ajar aku lebih lagi Tuhan, agar aku bisa makin dekat denganMuLabels: Religious |
posted by usli @ 11:21 AM   |
|
|
|
| Rencana Bapa |
| Tuesday, August 28, 2007 |
Rencana Bapa.... Kata yg sangat indah, tp apa semua dari kita sebenar nya mengerti apa yg di maksud dengan rencana Bapa? Minggu ini..., gak bukan hanya di minggu ini. Tp Bulan ini mungkin kata yg lebih tepat untuk menjelas kan waktu ketika aku ngalamin apa yg di sebut dengan rencana Bapa.
Kira2 3 minggu yg lalu, aku ada rencana untuk ganti hp, sblm nya aku udah niat untuk beli hp N95. Ketika beli tuh hp, aku udah ngomong ke pasangan ku dan coba bawa dalam doa. Dan hasil nya, ke dua2 nya gak setuju, baik pasangan ku mau pun Bapa. Tapi aku tetep pengen banget untuk beli, akhirnya aku coba bujuk pasangan ku, dan coba ngomong ke Bapa tentang semua nya, kenapa aku pengen make tuh hp.
Ketika hari pertama megang tuh Hp, udah seneng banget... Tp ternyata, pas malem nya kita makan, ada fault di casing nya.. jadi kita tuker lagi ke toko (toko temen). Puji Tuhan, bisa di tuker... tp barangnya lagi kosong. Jadi nya temen ku itu nawarin, apa di balikin duit atau mau nunggu barang. Aku memutus kan untuk nunggu barang donk :p
Sampe di rumah, gak tau napa... Bapa bilang, kalo aku harus ambil uang nya, bukan nunggu hp. Tp aku bersikeras untuk nunggu hp aja. Malem nya aku berdoa, aku bilang sama Bapa," Bapa, aku pengen beli hp nya, tp Bapa... Biar lah itu juga menjadi kehendakMu, rencanaMu saja yg terjadi. Bila memang Bapa tidak mengijinkannya itu untuk terjadi, biarlah sampai hari rabu, barangnya tetap kosong."
Demikianlah doa nya. Kenapa rabu? karena temen ku bilang, maksimal hari rabu, udah ada lagi barangnya. Tp bener2, ternyata Tuhan gak ijinin aku untuk memiliki tuh hp. Sampe rabu, barangnya gak ada, tp aku tetap nunggu sampe tuh hp ada lagi. Sampe akhirnya hari kamis depan, di bilang udah ada barang.
Kamis malam, aku langsung ambil hp nya... Check bentar, trus aku langsung bawa pulang. Sampe rumah, ternyata hp nya storing. Mau gak mau, harus di balikin lagi kan? Malam itu, Bapa tegur aku.... bahwa aku pernah berdoa, bahwa biar kehendak Bapa saja yg terjadi. Kenapa aku masih tetap mengingingkan kehendak aku sendiri?
Andai saja aku taat sama Bapa, mungkin aku gak perlu cape2 bolak balik ke lokasari hanya untuk balikin hp di jam kantor (macet dan panas banget). Tapi aku bener2 bersyukur, bahwa aku punya Bapa yg sangat baik, Dia tetap setia dan baik kepadaku. Walaupun aku mencoba untuk tidak mendengarkan suaraNya, tapi Dia tetap membela ku.
Ketika mau balikin hp nya yg ke dua kali, sbnrnya yg punya gak denger storing nya, tapi gak tau kenapa, di hp ku, aku mendengar ada storing. Jadi sebenarnya, hp ku itu tidak bisa di balikkin ke nokia nya. Tapi benar2 Bapa itu baik, Bapa lembut kan hati yg punya untuk mau nerima hp nya lagi dan balikkin duitnya.
Yeremia 29: 11 "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan." Demikian lah Firman Tuhan semesta alam. Bapa tau apa yg terbaik buat anakNya, itu mengapa Bapa tidak mengijinkan aku untuk membeli hp itu. Karena Bapa ingin aku belajar untuk menguasai kedagingan ku. Aku masih tidak bisa membedakan mana yg kebutuhan, mana yg keperluan.
Puji Tuhan, aku tidak jadi membeli hp itu, ternyata 1-2 minggu kemudian aku membutuhkan uang dgn sejumlah yg sama dengan hp yg akan aku beli. Mungkin kita sering bertanya, kenapa Tuhan tidak mengijinkan saya dalam hal ini? mengapa saya tidak bisa memiliki benda yg saya sukai? Mungkin itu karena Dia ingin memberikan yg terbaik kepada kita.
Bila kita, intim dengan Bapa, maka Bapa akan memberitahukan segala sesuatu nya kepada Kita, dan ketika kita intim dengan Bapa, maka Bapa akan membela kita, walaupun mungkin kita sebagai manusia, masih sering jatuh bangun/tidak taat kepada Bapa.
Tuhan memberkati,Labels: Religious |
posted by usli @ 2:34 PM   |
|
|
|
| Champion Gathering (Hotel Pesona) |
| Monday, March 26, 2007 |
Tuhan.... Apa sih artinya Tuhan itu? Brp banyak dari kita yg mengenal siapa Tuhan itu? dan Apakah Tuhan kita mengenal kita?
Sabtu kemaren kelas SPK (Saya Pengikut Kristus) angkatan ke 4 Abbalove area Mangga Dua Square mengadakan CG (Champion Gathering) di Hotel Pesona. Tujuan dari CG itu sendiri adalah agar para peserta kelas SPK bisa mengalami Tuhan dan mengenal lebih lagi. Bukan berarti kita tidak bisa mengalami Tuhan di tempat lain.... bukan, sama sekali bukan itu yg di maksud kan. Tapi, karena kesibukan dan masalah kita lah yg menyebabkan kita jauh dan tidak mengenal lagi siapa Tuhan kita. Karena itu, kita ingin para peserta mengalami Tuhan dgn cara melepaskan masalah dan kesibukan mereka agar mereka bisa fokus terhadap Tuhan.
Session pertama, Hati Bapa. Kenapa Hati Bapa di taro di pertama? Karena kita ingin intim dengan Bapa kita di Surga dan mengenal Dia yg telah menciptakan kita dengan sempurna. Banyak dari kita sebagai org percaya tidak menyadari bahwa, bila kita mempunyai luka dalam hubungan kita dengan bapa duniawi kita, maka itu akan berpengaruh terhadap hubungan kita dengan Bapa di surga.
Oleh karena itu, sangat penting bagi kita sbg org percaya untuk memaafkan bapa kita dan mulai untuk mendoa kan bapa kita. Mungkin bapa kita tidak berubah ketika kita mendoa kan dan memaafkan, tapi ketika terjadi pemulihan luka di hati kita, maka kasih Bapa di surga akan memampukan kita dan memberi kita damai sejahtera.
Session kedua, Kesembuhan Batin. Setelah kita membereskan hubungan kita dengan Bapa, maka skrg kita harus juga membereskan hubungan kita dengan diri kita sendiri. Brp banyak luka batin dan sakit hati yg kita punyai selama kita hidup ini? dan brp banyak dari luka itu yg membekas di hati kita dan menyebabkan trauma/kepahitan?
Kita sudah menerima kasih Allah, bukan kah Firman Allah memerintahkan kita untuk mengasihi saudara2 kita bila kita benar2 mengasihi Allah ? 1 Yoh 4:20-21 Apakah engkau mengasihi Allah? Bapa mu ? apabila engkau berani berkata iya, berarti engkau pasti mengasihi saudara2mu. Sebab Firman Tuhan di 1 Yohanes 4:20 Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya. Firman Tuhan adalah isi hati Bapa, dan Bapa adalah kebenaran. Apabila engkau berkata mengasihi Allah, tetapi engkau masih menyimpan kebencian di hati mu. Allah berkata engkau adalah pendusta.
Session ketiga, Pelepasan. Kita sudah membereskan hubungan kita dengan Allah, dan juga hubungan kita dengan diri kita sendiri. Sekarang saat nya kita melepaskan ikatan2 kita dengan Paradigma yg salah, Kuasa Gelap, dan Kutuk. Ingat 1 Korinstus 3:16 Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? Itu berarti kita harus menjaga tubuh kita karena Roh Allah ada di dalam kita. Kita harus mengusir roh2 yg bukan berasal dari Allah, dan biarkan Roh Allah yg bekerja dan menuntun hidup kita.
Apakah kita sebagai tetangga berhak mengusir tamu di rumah tetangga kita? Demikian juga hal nya dengan roh2 yg sudah berdiam di dalam kita. Bukan para pembina atau org lain yg bisa mengusir roh2 itu, tapi harus dari diri kita sendiri yg mengusir roh2 itu. Para pembina hanya bekerja untuk meneguhkan dan menguatkan kita agar kita kuat untuk mengusir roh2 itu. Dengan kekuatan kita, kita tidak mungkin bisa mengusir roh2 itu. Tapi kita mempunyai kekuatan yg lebih besar dari apa pun. sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia 1 Yoh 4:4b Jadi? Gunakan lah kekuatan itu... biarkan Roh allah bekerja, jangan batasi kekuatan Allah dengan kekuatan kita. Sebab, hal yg tidak mungkin bagi kita, adalah sangat mungkin bagi Allah.
Session keempat, Baptisan. Kenapa kita harus di Baptis? Apakah saya boleh di Baptis walaupun saya masih berdosa? Apa fungsi Baptisan? Mungkin itu salah satu dari sekian banyak pertanyaan dan keraguan dari benak kita ketika mendengar Baptisan. Baptisan itu sendiri berbicara sebagai tanda org percaya. Perhatikan bagian ini.
Matius 28:19 "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus," Sebagai org percaya, Baptisan merupakan perintah Tuhan. Kenapa perintah? karena Tuhan berkata pergilah. Kenapa Tuhan tidak berkata sampai jadikanlah semua bangsa murid-Ku saja? kenapa Tuhan melanjutkan dengan perintah Baptisan?
Karena kita adalah org berdosa, yg ketika di lahirkan kita sudah mempunyai 'pabrik dosa'. Manusia tidak perlu di ajarkan tentang berbuat dosa, tapi mereka bisa melakukan itu tanpa ajaran lagi. Ketika kita tumbuh dalam keluarga, kita mungkin di lukai oleh bapa kita, ketika kita besar, kita di lukai oleh teman2 dan lingkungan kita. Sehingga kita tumbuh menjadi seseorang yg penuh luka dan kepahitan. Ketika kita sudah mengerti kenapa mereka melakukan itu, kita mencoba untuk melawan mereka dengan bersekutu dengan kuasa gelap dan perbuatan2 yg berlawanan dengan Firman Tuhan.
Kita sudah di sembuhkan di Hati Bapa, Kesembuhan Batin, dan di lepas kan di Pelepasan. Tapi 'pabrik dosa' itu akan tetep ada dalam kita. Karena itu lah, Tuhan memberi perintah agar kita di Baptis dalam nama Allah Bapa, Allah Anak, dan Allah Roh Kudus. Kenapa Baptisan itu penting? Jawaban nya ada di Matius 3:17, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."
Apakah ketika kita sudah di Baptis, kita tidak akan berbuat dosa lagi? Mungkin banyak yg bertanya seperti itu. Baptisan merupakan tanda bahwa manusia lama kita sudah mati, sama seperti Yesus telah mati di kayu salib karena dosa2 kita, dan tanda bahwa manusia baru kita telah lahir, sama seperti Yesus yg bangkit dari kematian nya. Kita sudah menjadi milik Allah, sehingga kita tidak bisa lagi hidup dalam dosa. Tapi kita bisa jatuh dalam dosa, bukan hidup. Itu lah sebabnya ketika kita di Baptis, seluruh tubuh kita harus di tenggelamkan agar seluruh tubuh kita akan lahir baru.
Setelah Baptisan Air, saat nya kita di Baptis oleh Roh Kudus. Kenapa kita harus di Baptis oleh Roh Kudus? Kisah Para Rasul 1:8 "Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." Sudah jelas sekali, ketika kita sudah di Baptis oleh Roh Kudus, maka kita akan di perlengkapi oleh kuasa Allah.
Sudah kah kamu di Baptis oleh Roh Kudus? sudah kah kamu melakukan Baptisan Air? Apabila kamu mengaku sebagai orang percaya, maka kamu harus di Baptis, karena begitulah perintah-Nya. Tuhan memberkati...Labels: Religious |
posted by usli @ 1:40 PM   |
|
|
|
| Ki Gendeng Pamungkas bertobat??!! |
| Friday, November 17, 2006 |
Sudah baca berita tentang ki gendeng pamungkas(KGP) yg mengvoodoo presiden amerika yg dateng berkunjung, george w bush. Yg gua mau bahas di sini bukan tentang voodoo nya, tapi tentang KGP nya. Lagian ngapain juga ngebahas voodoo? gak bakalan kuasa gelap itu nyerang org yg dalam Tuhan. :)
Kenapa KGP nya yg jadi penting disini? mungkin gak banyak yg tau yah, tapi KGP ini sudah bertobat di sekitar taun 2000 gitu. Lalu, kenapa dia sampai bisa jatuh lagi ke dalam dunia? Padahal dia udah kesaksian di banyak gereja loh, tapi tetep aja jatuh lagi ke dalam lumpur dosa.
Ada yg tau gak yah, kenapa KGP bisa gini lagi? Cuman pengen tau aja sih... hehe..
Gua ada baca di salah satu forum tentang KGP ini. Tentang kesaksian nya, gi mana dia di lawat Tuhan dan di sembuhkan oleh Tuhan. Tapi mungkin bener yah kata para2 pemimpin di gereja, ketika kita sudah di bersihkan dari segala kuasa gelap... kita harus menjaga dan mengisi kembali diri kita yg sudah bersih dengan Firman Tuhan. Sebab semua kegelapan/iblis2 itu akan mencoba datang lagi dan gak sendiri. Iblis2 itu akan ngajak 7 temen2nya untuk menyerang kita. Dan gak ada cara laen untuk melawan iblis itu selain dengan Firman Tuhan. Sebab Firman Tuhan adalah kebenaran, Yohanes 17:17b.
Mengenai yg terjadi dengan KGP, gua emang gak tau apa yg terjadi dan gua gak mau menghakimi dia gak menjaga dan gak memagari hati dia dgn Firman Tuhan. Itu kerjaan nya Tuhan, dan biar Tuhan yg bekerja menurut caraNya.
Related link: Bush akan di santetLabels: Religious |
posted by usli @ 9:44 AM   |
|
|
|
| Tamu atau Pemilik Rumah |
| Monday, September 04, 2006 |
Seorang gubernur negara bagian Amerika Serikat pernah berjumpa dengan seorang Kristen yang menurutnya "memiliki sesuatu yang berbeda.", padahal mereka sama-sama Kristen. Usut punya usut, sang gubernur menduga bahwa mungkin karena mereka berbeda denominasi.
Dalam diskusi mereka tentang ke-Kristen-an, sang gubernur berkata, "Jika Anda mau datang ke rumah, saya akan menerima Anda sebagai tamu kehormatan. Anda boleh menikmati apa saja yang ada di rumah saya, tapi anda tidak berhak mengatur apa pun karena Anda tetap hanya seorang tamu yang tidak memiliki kunci rumah saya. Kecuali jika saya mengalihkan hak milik atas rumah ini kepada Anda, maka saya akan menurut apa saja yang harus di perbuat di rumah ini sesuai petunjuk-petunjuk anda."
Mendengar itu, orang kristen menyahut, "Itulah bedanya Anda dan saya. Saya telah menyerahkan kunci rumah hati saya kepada Yesus, sedangkan anda hanya mengundang Dia sebagai seorang tamu."
Tatkala sang gubernur bertanya apa yang mesti di lakukan, rekan seiman tadi menjawab,"Yang perlu dilakukan hanyalah meminta Dia untuk menjadi pemilik rumah hati Anda." Sang gubernur pun mengikuti petunjuk tersebut dan sejak itu ia mengijinkan Tuhan bertahta dan mengatur setiap detail dalam hidupnya.
Saat kita di selamatkan, Allah ingin agar kita juga mengalami kuasa dan hadirat-Nya setiap hari, serta melihat bagaimana Dia bekerja dalam kehidupan kita. Hanya ada satu syarat, yakni asal kita mau menyerahkan kunci rumah hati kita kepada-Nya.
Dimana kah posisi Tuhan dalam kehidupan anda? Apakah Dia hanyalah seorang tamu kehormatan, atau sudahkah Dia memiliki kunci hati anda?
Di sadur dari AbbaNews edisi minggu 03 Sept 2006Labels: Religious |
posted by usli @ 4:00 PM   |
|
|
|
| Tujuan Hidup |
| Monday, July 24, 2006 |

hari ini gua baca buku The Purpose Driven Life by Rick Warren. buku yg gua terima tanggal 1 maret kemaren pas gua ulang taun. tapi baru bisa gua baca skrg (sori yah ci kim dan ci asun).... buku itu menganjurkan pembacanya untuk mebaca 1 hari 1 bab. tapi gua gak ngebahas tentang tujuan hidup menurut buku itu... karena gua blom selesai membaca nya.
emang sih, gua harus akui bahwa buku itu bagus banget... bab pertamanya aja udah bikin org pengen baca bab ke dua. di bab pertama di bilang kalo Tuhan itu udah menentukan tujuan hidup kita. dan kalo kita ingin tau tujuan hidup kita, kita tidak bisa mengetahui nya dengan bertanya kepada diri sendiri... tapi tanyalah kepada Tuhan Allah yang menciptakan kita. Tapi bukan hanya hal itu yg akan gua bahas.. di bab pertama juga di bilang kalo kita yg memilih karir, masa depan, pasangan, rumah, dll yg berbau duniawi, tp kita tidak bisa memilih tujuan hidup kita. Kata2 itu bener2 bikin gua tertarik banget... soalnya gua setuju banget... gua percaya kalo Tuhan memang mempunyai rencanaNya untuk kita, tapi aku percaya kalo kita bisa memilih apabila kita meminta kepada Tuhan. karena apapun yg kita lakukan, Tuhan yg menentukan.
Gua jadi kebayang tujuan hidup gua dulu, sblm bertobat.... yah, sekedar bisa hidup aja... punya rumah, punya istri yg gua cintai, trus punya anak yg lucu2, punya mobil, punya pendapatan yg cukup untuk di pakai dan cukup untuk di simpan. Jujur yah.. itu tujuan hidup gua dulu, skrg juga memang masih kepikiran untuk mencapai itu, tapi gua gak mau menjadikan itu berhala gua.... karena hidup gua udah di ubahkan.
Firman Tuhan berkata "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna." Yap... skrg gua berusaha untuk selalu melibatkan Allah dalam semua keputusan yg gua buat. Walaupun gak selalu, tapi gua berusaha dan belajar untuk selalu melakukannya.
Mungkin banyak yg sudah meraih semua impiannya dan menjadi seperti yg di mimpi kan waktu kecil. Tp pernah anda bertanya kepada diri sendiri, sudahkan saya menjadi seperti yg Tuhan ingini? karena, semua ciptaan di ciptakan untuk sebuah tujuan. Begitu juga kita, sbg mahluk ciptaan Tuhan yg di ciptakan menurut wajahNya. Apakah kita sudah berfungsi sesuai dengan tujuan kita ada di dunia ini? bukan fungsi menurut anda, bukan juga fungsi menurut org lain, tapi fungsi menurut pencipta kita, yaitu Tuhan Allah....Labels: Religious |
posted by usli @ 3:59 PM   |
|
|
|
|
| About Me |
|

Name: usli
Home: Jakarta Utara, DKI Jakarta, Indonesia
About Me: It's just me, Usli
See my complete profile
|
| Previous Post |
|
| Archives |
|
|
| Powered by |
 |
|